Rumah Aurany - Melihat perkembangan Hijab Fashion, banyak Muslimah yang lebih memilih memadu padankan kemeja, jeans, rompi, panel dsb. Sedangkan gamis hanya digunakan dalam waktu tertentu. Dan ketentuan berhijab Syar’i pun mulai dikesampingkan.

Gamis yang memiliki banyak kelebihan dibanding busana muslim lainnya kini bukan lagi menjadi pilihan utama dalam berbusana muslim, era fashion yang sangat kuat pun belum mampu membuat muslimah memahami arti pentingnya berhijab Syar’i.

Gamis dengan bahan yang bermacam-macam kini mulai berkembang, banyak motif dan warna menarik untuk muslimah yang mengenakannya.

Bahannya yang lembut dan bentuk yang melebar dibagian bawah akan membuat para muslimah semakin terlihat cantik dan anggun. Untuk pemilihan jilbab pun tidak sulit, segala jenis jilbab yang dikenakan akan terlihat matching dengan gamis.

Selain mampu memberi kesan anggun dan cantik, gamis juga mudah dikenakan dan simple. Tidak banyak yang harus dipadu-padankan, motif dan warna sudah di desaign sebaik mungkin, tinggal pemilihan jilbab sebagai pelengkap.

Gamis katun misalnya, bahannya yang mudah menyerap keringat dan tidak mudah lepek tidak akan membuat kepercayaan diri muslimah menurun, para muslimah akan tetap cantik dan tak perlu khawatir untuk berjalan-jalan dibawah cuaca matahari yang terik.

Selain itu, bahannya yang tebal tidak akan menurunkan kualitas bahan saat dicuci, warna dan bahan akan tetap cantik seperti baru.

Rumah Aurany - Dian Pelangi, Iymel, Zahratul Jannah, Natasha Farani hingga Shireenz adalah deretan nama hijabers Indonesia sudah pasti dikenal para pecinta Social Media. Dari mereka terlihat jelas perkembangan dunia Hijab yang semakin meluas.

Tidak hanya mengekspresikan hijab di Negara sendiri, Dian Pelangi pun tak ragu memperkenalkan dunia Hijab Muslimah ke luar negeri. Ia pun tak malu mengumpulkan para muslimah dari negeri Paman Sam itu untuk sekedar berbagi pengalaman.

Sosok Dian yang humble membuat dirinya banyak disukai muslimah manapun. Trend hijab yang ia perkenalkan pada para muslimah juga sangat menarik, tak heran ia memiliki banyak penggemar yang selalu mengikuti Social Medianya.

Lanjut ke wanita 23 tahun yang terkenal nyentrik dengan hijabnya. Iymel, gadis cantik ini tak ragu untuk mengupload style hijab nyentriknya untuk diperlihatkan ke semua orang. Anehnya, meski warna yang dipadu-padankan  terlihat berani, style ala Iymel ini terlihat keren dan menarik.

Muslimah dengan kepribadian boyish sepertinya akan sangat senang kala melihat gaya Iymel berhijab. Iymel juga memiliki khas gaya dengan warna-warna cerah, merah muda, kuning, hingga merah. Ia juga tak ragu memadu padankan jilbabnya dengan berbagai jenis topi.

Tak heran, jika Iymel memiliki banyak pengikut di akun instagramnya, gaya hijabnya keren dan juga menarik.

Zahratul Jannah, ibu dua anak ini masih tetap terlihat cantik dan awet muda. Ia terkenal dengan gaya jilbabnya yang membiarkan leher berbalut cipudnya terbuka.

Rok dan baju lengan panjang yang dimasukkan sudah menjadi ciri khas Zahra dalam berbusana. Warna-warna teduh dan tidak terlalu mencolok juga sudah menjadi kebiasaan Zahra dalam memilih busana.

Selain suka mengupload foto dengan gaya busana kesukaannya, Zahra juga sering mengupload tutorial hijab yang sering ia gunakan. Jilbab khas Zahra ternyata banyak yang berminat untuk mengenakannya, hanya dengan 9 langkah, gaya jilbab ala Zahra pun selesai.

Zahra juga sering membalas komen dan request para followers instagramnya, wajar jika ia memiliki banyak pengikut yang aktif di akun Instagramnya.

Natasha Farani, berawal dari tutorial hijab yang ia upload di Youtube, gadis cantik ini pun jadi eksis di Social Media lainnya. Foto-foto yang diunggah sangat menggambarkan sosok menyenangkan dari diri Tacha, sapaan akrab Natasha.

Tacha selalu tampil cantik dengan rok panjang berbagai warna, hampir sama dengan Zahra, Tacha selalu memilih baju yang dimasukkan, hanya saja Tacha lebih suka warna-warna yang terang dalam pilihan berbusananya.

Kerudung Pashmina menjadi pilihan utama Tacha, saat bekerja maupun hangout dengan kerabatnya, Tacha terlihat sering mengenakan kerudung Pashmina dengan gaya khasnya. Karena itu, Tacha selalu mengunggah tutorial hijabnya untuk kerudung Pashimna.

Gadis yang menjadi anggota MNC grup ini selalu tampil percaya diri dengan gaya hijab khasnnya, hal yang biasa jika unggahan tutorial hijab ala Tacha banyak ditunggu para hijabers diluar sana.

Terakhir, gadis cantik 12 tahun, Shireeenz. Hanya dengan sering mengunggah foto-foto lucunya di Instagram, kini ia terkenal sebagai hijabers muda yang trendi.

Diawali dari mengunggah fotonya yang terlihat mengenakan jilbab, namun dengan poni yang masih terlihat, Shireeenz pun semakin bersemangat mengunggah koleksi gayanya dalam berhijab.

Cantik, muda dan berbakat. Tak hanya eksis di dunia Maya, sosok Shireeenz pun eksis di dunia nyata. Ia sudah mencetak dua buku yang ia tulis sendiri, kebahagiaannya semakin lengkap kala Dian Pelangi, hijabers favoritnya datang dan duduk bersama Shireeenz dalam acara launching bukunya.

Shireeenz menunjukkan bahwa  berhijab itu memang harus dimulai dari usia dini, ia ingin dengan kehadirannya, ia mampu menginspirasi dan mengajak para muslimah muda mengenakan hijab tanpa ragu.

Akibat eksistensinya di dunia Instagram, Shireeenz pun mendapat banyak kesempatan untuk bekerjasama dengan berbagai macam produk, mulai dari menjadi objek  foto di majalah, bertemu dengan hijabers berbakat lainnya hingga berjalan di catwalk pun sudah ia rasakan sejak usia dini.

Jadi, berhijab itu tidak akan menghambat apapun, malah hijabers di Indonesia tetap bisa melakukan apapun yang mereka mau, bahkan sukses karena berhijab.

Rumah Aurany - Ketika World Hijab Day atau event tertentu, beberapa wanita non-muslim tertantang untuk mencoba mengenakan jilbab seharian. Beberapa dari mereka memiliki pengalaman serta cerita yang berbeda-beda setelah mencoba mengenakan untuk pertamakalinya. Aktris cantik asal Jerman, Ava Celik, juga mempunyai cerita sendiri saat pertamakali mengenakan jilbab karena tuntutan film.

Ava yang kala itu memainkan peran sebagai seorang gadis muslim dalam film terbarunya diminta memakai jilbab. Ini menjadi pengalaman pertamanya mengenakan hijab dengan busana tertutup selama syuting.

Wanita 25 tahun itu mengatakan mengenakan jilbab menjadi salah satu pengalaman yang menarik. Ia merasa ada ketenangan tersendiri saat memakainya walaupun ketika syuting banyak orang di sekelilingnya.

"Ketika aku memakai jilbabku dan melihat wajahku begitu polos, perasaanku mulai aneh. Mungkin karena persiapan untuk peran ini ya tapi aku memiliki ketenangan yang belum pernah aku rasakan sebelumnya," tutur Celik saat kepada koran Bild dilansir dari On Islam.

Celik juga menuturkan bahwa ia berkaca hingga berkali-kali menatap wajahnya yang dibalut jilbab. Ia tidak mengerti perasaannya ada yang berbeda daripada saat mengenakan kostum film lainnya.

Celik sedang bermain dalam serial yang diproduksi oleh saluran televisi Jerman, ZDF. Ia berperan sebagai Sevda, seorang siswa SMA berhijab yang tinggal di Berlin. Film tersebut berkisah tentang seorang siswi muslim yaitu Sevda --diperankan oleh Celik-- memiliki batasan-batasan tersendiri saat pergi sekolah.

Siswi tersebut memiliki otak yang cerdas dengan latar belakang orangtua tidak beragama. Namun gadis ini secara sukarela memilih hidup sebagai seorang muslimah. Ia juga mempunyai batasan-batasan tersendiri dalam hidupnya, seperti tidak ingin berdampingan dengan anak laki-laki juga tidak mengikuti pelajaran olahraga.

Guru dalam film itu kemudian memberikan perlakuan khusus untuk menghormati iman Sevda. Film ini ingin memberikan edukasi kepada masyarakat Jerman kalau hijab bukanlah lambang penindasan. Film ini menggambarkan bagaimana wanita muslim bisa hidup normal dan tanpa tekanan.

Berasarkan data pemerintah, Jerman memiliki penduduk muslim sekitar 3,8 hingga 4,3 juta jiwa. Itu berarti sekitar lima persen warganya muslim. Sedangkan total jumlah penduduk Jerman sekitar 82 juta orang.

Berjilbab adalah salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap wanita muslim diseluruh dunia. Menutup auratnya berarti ia melindungi dirinya dari ancaman marabahaya di luar sana.
Selain melindungi, Rasulullah SAW juga berkata agar wanita itu mudah dikenali dan terhindar dari hal yang akan menyakiti diriinya.

Karena berjilbab adalah wajib, tentunya sudah ada tata cara berjilbab yang benar dan di Ridhai Allah SWT. Lalu apa saja urutan berjilbab yang baik?

1.    Mengenakan pakaian yang longgar.
Karena dengan mengenakan pakaian longgar, bentuk tubuh wanita tidak akan terlihat dan tidak mengundang niat jahat yang akan timbul di hati pria yang bukan muhrimnya.

2.    Mengenakan jilbab yang tidak tembus pandang.
Tentunya jika tembus pandang akan sama saja, aurat  akan tetap terlihat dan menjadi pandangan gratis pria yang bukan muhrim. Karena itu baju dan kerudung yang dikenakan harus longgar dan tentunya tidak tembus pandang.
   
3.    Mengenakan dalaman.
Meski pakaian yang dikenakan tidak tembus pandang, sebagai muslimah tetap harus memperhatikan pakaiannya hingga bagian dalam. Terutama saat mengenakan rok, diutamakan mengenakan celana panjang agar saat rok terbang, kaki kita sebagai muslimah masih tertutup rapat. Begitu juga dengan kerudung, ciput salah satu dalam kerudung yang sudah terkenal sekarang, untuk mencegah keluarnya rambut, ciput bisa menjadi pilihan sebagai dalaman sebelum mengenakan kerudung.

4.    Tidak mengenakan wewangian.
Wewangian disini maksudnya adalah wangi yang menyengat hingga membuat orang lain merasa terusik dengan wangi tersebut. Karena itu saat memilih wewangian, diusahakan jangan yang terlalu menyengat.

5.    Kerudung menutup hingga dada
Mengapa? Karena bagian dada wanita termasuk bagian yang sensitive. Karena itu lebih baik ditutupi untuk mencegah hal yang tidak diinginan terjadi.


6.    Asesoris tidak boleh berlebihan
Jika hanya sekedar bros itu masih wajar, tapi jika dipadukan dengan kalung, gelang hingga cincin yang berlebihan tentunya diharamkan. Selain karena mengganggu penampilan, akan mengundang niat jahat bagi yang melihatnya. Tanpa asesoris berlebih pun anda sudah terlihat cantik!

7.    Pakaian tidak boleh ketat.
Masih berhubungan dengan bagian pertama tentunya hal ini tidak diperbolehkan, karena akan memperlihatkan bentuk tubuh anda secara jelas.
Berikut adalah tata cara jilbab yang sesungguhnya. Mengingat niat berhijab adalah menutupi, tentunya untuk menonjolkan bukanlah hal yang benar.

Beberapa model hijab atau tutorial hijab yang sudah banyak kita ketahui memang beragam. Namun kebanyakan dari model itu, membuat para muslimah merasa tidak nyaman dan khawatir jika caranya salah hingga jilbabnya tidak tertata dengan baik.

Kebanyakan dari tutorial yang diberikan juga memerlukan banyak pentul atau peniti untuk memaksimalkan para muslimah dalam berjilbab. Nah berikut adalah tips berjilbab untuk membuat anda merasa nyaman dan aman.

1.    Perhatikan model jilbab yang ingin anda ikuti.
Memilah model dengan baik adalah salah satu cara untuk menghindari kesulitan dan rasa ribert saat berjilbab. Jangan hanya karena bentuknya yang indah, anda tergoda untuk menirunya, tapi saat anda merasa tidak nyaman, disanalah kesalahan anda dalam memilih model.

2.    Jangan mengenakan pentul lebih dari 2
Tutorial jilbab sekarang memang berbagai macam, dalam mementulkan jilbab pun juga berbagai macam. Ada yang sampai 4 pentul hingga 6 pentul. Sebagai muslimah, tentunya kita juga akan melaksanakan shalat, jika terlalu banyak pentul yang digunakan, akan membuat anda kesulitan untuk melepas hingga mengenakannya kembali.

3.    Berjilbab sesuai bentuk wajah
Tentunya sudah banyak muslimah yang mempelajari tentang ha berikut, namun sayangnya ada juga beberapa dari mereka yang tidak berjilbab sesuai bentuk wajah. Mengapa harus sesuai bentuk wajah? Karena jika tidak, bentuk wajah anda akan terlihat aneh, jika disesuaikan dengan tipe bentuk jilbab itu sendiri, niscahya kepercayaan diri anda pun akan memabaik.

4.    Sanggul jangan terlalu tinggi
Kebanyakan muslimah sekarang malah merasa bangga dengan cepol rambut yang meninggi, padahal dalam syarat berjilbab pun tidak diperkenankan untuk itu. Sekalipun rambut para muslimah tebal, ikatlah sederhana dan tidak terlalu tinggi, karena jika terlalu tingga akan tampak sangat aneh dimata banyak orang.

5.    Jangan gunakan ciput ninja saat panas
Mengapa? Karena akan menimbulkan rasa panas yang berlebihan juga. Lebih baik memilih ciput yang menutupi rambut, dan memilih kain yang tidak tipis untuk berjilbab. Mengingat Indonesia adalah Negara tropis, lebih baik mengurangi rasa gerah disbanding harus merasa gerah berlebih.

6.    Gunakan dalaman kerudung.
Masih berhubungan dengan ciput, ternyata jilbab kecil ini memang tidak boleh tertinggal, karena memang untuk memperkecil kemungkinan rambu-rambut yang akan keluar-keluar. Bentuk karet dari ciput ini lah yang menghambat rambut-rambut untuk keluar.

7.    Gunakan asesoris secukupnya
Satu bros yang dikenakan pun dirasa cukup, jika mengenakannya secara berlebihan pasti akan terlihat aneh dipandangan orang lain.

8.    Mengenakan model jilbab yang sesuai waktu
Jangan sampai anda merasa saltum saat memilih model hijab. Diusahakan untuk keadaan santai, pilihlah jilbab yang tidak terlalu rumit untuk dikenakan. Bertolak belakang untuk jilbab pesta, wajar jika jilbab pesta terlihat glamour.

9.    Harus pintar memadukan jilbab
Memadukan jilbab juga harus diperhatikan dengan baik, jangan sampai anda salah memadukan warna atau jenis jilbab, karena akan terlihat aneh jika memang anda salah dalam memadukan.

10.    Pemilihan bros
Dalam memilih bros pun harus pintar, jangan sampai terlalu besar dan modelnya yang berlebihan. Karena anda sudah cantik, jadi bros yang berlebihan tidak lah perlu.

Pesatnya perkembangan teknologi semenjak Internet mulai hadir, benar-benar memberi banyak keuntungan untuk para penggunanya. Selain mampu memberi banyak pengetahuan, Internet juga tengah digandrungi oleh para wirausaha untuk lahan berbisnis.

Dan tidak sedikit dari mereka sukses dengan usaha via internet ini. Selain menguntungkan bagi para wirausaha, Internet juga sangat menguntungkan untuk para konsumen, pedagang yang berada di Sabang dan Konsumen yang berada di Marauke pun tetap bisa melakukan jual beli.

Termasuk lahan bisnis Jilbab Online yang tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Melihat tren fashion hijab yang semakin meluas, para wirausaha Jilbab pun tak mau kalah, mereka semakin bersemangat dalam melakukan penjualan online pada para konsumen.

Didukung lagi oleh banyaknya Social Media yang kini semakin memudahkan para wirausaha untuk sampai menyentuh sang konsumen. Bingo! Mereka berhasil, bahkan ada banyak selebritis yang menjadi konsumen tetap para penjual online.

Belanja Jilbab online adalah jalan keluar yang cocok untuk para muslimah yang tidak sempat untuk mampir ke toko-toko jilbab. Tinggal duduk dan browsing via google belanja pun akan tetap menyenangkan.

Selain didukung oleh promo Social Media, web untuk situs penjualan pun menjadi alasan nomor satu para pecinta online shop. Tampilan dan harga tentunya akan jadi pertimbangan nomor satu para konsumen.

Biar bagaimana pun belanja online memiliki kualitas kepercayaan yang kurang. Karena tidak bertemu langsung dan memeriksa belanjaan secara langsung pula.

Hal itupun sudah menjadi resiko sebagian besar para wirausaha online, maka itu banyak cara dan ide yang mereka siasati untuk menarik kepercayaan para pembeli.

Entah dengan menjadikan artis sebagai model, atau memberikan bukti bahwa barang sampai sesuai pesanan.

Penjualan jilbab online sudah sangat terkenal, hampir ratusan web yang memasarkan busana muslim sesuai dengan ciri khas produk mereka masing-masing. Tentunya harga yang diberikan pun bersaing, tapi bukan hanya harga, bahan dan motif pun menjadi koreksi nomor satu untuk mereka.

Saking bersaingnya harga jilbab online, tentunya semakin banyak jilbab online dengan harga yang murah meriah, dan itu termasuk keuntungan bagi para konsumen online jika memang ingin sedikit menghemat isi dompet anda.

Apakah para muslimah tertarik untuk berbelanja online sekarang? Yuk order!